Skip to main content

Posts

Showing posts from 2019
SEMALAM BERSAMA BAPAK - SEBUAH AWAL Pendahuluan Tepat jam 3 dini hari tadi malam, saya terbangun dari mimpi. Saya bertemu almarhum Bapak, yang menjemput saya di depan gerbang kayu yang tinggi, rumah milik seseorang yang mirip rumah kami dulu.  Di mimpi itu diceritakan, saya baru berkunjung ke rumah teman yang mengadakan acara. Saya berjalan ditemani teman saya, si pemilik rumah. Dari kejauhan, saya lihat Bapak tampak khawatir karena saya belum pulang-pulang. Wajahnya putih bersih dan badannya sehat berisi.  Ia saat itu baru keluar menutup pintu mobil, dan sedang bercakap-cakap dengan penjaga gerbang, mungkin menanyakan saya. Dari jarak 5 meter, saya merasa heran, itu kenapa sedan Mercy-nya tidak ada kap atas dan pinggiran kaca atasnya retak-retak? Seperti kayak habis disobek atapnya, jadi seperti mobil cabriolet.  Saya mendekat, sambil ia juga berjalan menuju ke pintu sopir. Karena kasihan dan takut ia kelelahan, saya minta untuk menggantikannya. Akh...
ALAMI BULKSHOP, TUNAS BARU PERJALANAN EFI FEMILIYAH DI DUNIA ZERO WASTE “Telah nampak kerusakan di darat dan di lautan disebabkan karena perbuatan tangan (maksiat) manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).”  (QS Ar Ruum:41) Tahun 2014 , trend zero waste belum se-familiar sekarang. Namun Efi Femiliyah sudah menerapkannya dalam keluarga. Dari mulai memilih dan memilah sampah, mengolah limbah, membuat kompos dan menaman, sampai membuka bank sampah di rumahnya bersama pegiat sampah lainnya. Ia juga rajin mengedukasi masyarakat di lingkungannya, tentang cegah-pilah-olah sampah, sehingga populer dipanggil “Ibu Sampah”. Baru di tahun 2016, Efi mulai memproduksi sabun dan toiletteries  , setelah terinsendirispirasi dari pegiat zero waste asal Perancis, Bea Johnson , yang menjadi pelopor gerakan ini. Dalam situsnya zerowastehome.com , Bea berhasil mengumpulkan sampa...

KENALI DIRIMU, MAKA KAU AKAN MENGENAL TUHANMU

Karena sedang menggarap beberapa artikel kesehatan, akhirnya saya jadi mempelajari hal-hal baru, yang sebenarnya ngga asing, demi menghasilkan tulisan yang bertanggungjawab. Jangan sampai sekedar jadi, tapi " Jaka Sembung bawa golok ". Baca dan riset, apa itu penyebab autoimun , gimana cara kerja sel darah putih atau disebut leukosit , apa itu Interleukin 6, bagian sel darah putih yang jadi pemicu rematik, dll. Dan barusan ketemu kata baru " apoptosis sel ". Wuh...mantan anak sosial belajar ilmu biologi basic itu...sesuatu. Alias keriting, mesti diurut dulu kabelnya biar konek. Dan baca tentang bagian-bagian tubuh manusia yang terkecil ini, malah bikin semakin amazed aja. Kalau dulu sekedar tahu bahwa "tubuh manusia terdiri dari sel" atau "bagian terkecil manusia adalah inti sel (atom)"...sekarang jadi tahu ternyata masing-masing sel punya perannya sendiri. Ada yang tugasnya mengantar (nutrisi), kasih sinyal, menerima, mengelola, dan ...

ONE STEP AT A TIME

Memaksa diri buat nge-blog lagi, satu-satunya cara biar semangat, ya ngajak temen-temen Khadija Initiative. Biar ilmu yang ngendap ngga jadi bulukan dibiarin lama-lama. Jadi tadi sharing tipis-tipis di Telegram, grup khusus teman-teman single mom yang mau belajar storytelling. Jadi bisa langsung praktek di blog, kalau masih belum PD publish di fb. Bikinnya cukup di blogger.com aja yang user-friendly, 5 menit jadi. Di hp pun bisa, sambil tidur-tiduran. Jadi ga ada kata "ngga bisa", "ngga sempet", "hp jadul"... karena... "apa sih yang ngga bisa dipelajari kalo emang niat?"...iya kan? Apalagi, menulis itu obat mujarab buat jiwa kita. Terapi yang sangat murah buat melepaskan emosi yang menumpuk. Atau menumpahkan ide-ide gila yang ngga semua orang harus tau. Apalagi bagi teman-teman yang ditakdirkan mengalami jalan berliku, terjal, nikung, dan nyungsep, di kehidupannya. Menulis adalah salah satu cara untuk merangkak naik. Ibarat lagi te...