SEMALAM BERSAMA BAPAK - SEBUAH AWAL Pendahuluan Tepat jam 3 dini hari tadi malam, saya terbangun dari mimpi. Saya bertemu almarhum Bapak, yang menjemput saya di depan gerbang kayu yang tinggi, rumah milik seseorang yang mirip rumah kami dulu. Di mimpi itu diceritakan, saya baru berkunjung ke rumah teman yang mengadakan acara. Saya berjalan ditemani teman saya, si pemilik rumah. Dari kejauhan, saya lihat Bapak tampak khawatir karena saya belum pulang-pulang. Wajahnya putih bersih dan badannya sehat berisi. Ia saat itu baru keluar menutup pintu mobil, dan sedang bercakap-cakap dengan penjaga gerbang, mungkin menanyakan saya. Dari jarak 5 meter, saya merasa heran, itu kenapa sedan Mercy-nya tidak ada kap atas dan pinggiran kaca atasnya retak-retak? Seperti kayak habis disobek atapnya, jadi seperti mobil cabriolet. Saya mendekat, sambil ia juga berjalan menuju ke pintu sopir. Karena kasihan dan takut ia kelelahan, saya minta untuk menggantikannya. Akh...
Blog ini untuk mem-back up tulisan-tulisan di Facebook Dissi Kaydee. Untuk melihat tulisan-tulisan ketika menjadi jurnalis/pekerja kreatif program TV tahun 2002-2006,kunjungi : http://onceinamermaidslife.blogspot.com